Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Dolar AS Menguat di Perdagangan Senin

Dolar AS Menguat di Perdagangan Senin

52
0
BERBAGI

Euro kuat kembali diatas posisi $1,13 serta mata uang beresiko seperti dolar Australia sudah sempat naik pun di hari Senin sebab optimisme atas terobosan dalam perbincangan perang perdagangan AS dengan China tingkatkan sentimen beberapa investor pada awal minggu ini.

 

Euro sudah terjerat dalam posisi perdagangan yang ketat semenjak November sebab pelemahan yang meluas dalam ekonomi zone euro sudah menyeimbangi pembalikan tajam pada harapan untuk kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve tahun ini.

 

Tapi sesudah sampai posisi paling rendah tiga bulan di hari Jumat, euro mulai kembali bangkit, dibantu oleh situasi positif di seputar asset beresiko sebab beberapa investor mengharap perseteruan perdagangan AS-China selekasnya selesai sesudah kedua pihak memberikan laporan perkembangan dalam perbincangan.

 

Adam Cole, seseorang analis mata uang di RBC Capital Markets, menuturkan jika pada umumnya mood masih tetap cukuplah positif pada prospek perdagangan serta menurut dia berfikir mood risk-on selalu bersambung.

 

Akan tetapi menurut Cole, langkah yang lebih baik untuk mainkan narasi interval kenaikan suku bunga The Fed dengan pasangan dolar AS/yen, yang ia lihat akan naik jadi ¥120 per dolar AS di akhir 2019 dari posisi sekarang ini di $110,50.

 

Euro selesai naik 0,11% tambah tinggi di $1,1312, sesaat indeks dolar AS – yang kapasitas mengukur greenback pada enam lawannya tergelincir 0,098% jadi 96,6 data MetaTrader dalam session perdagangan yang sepi dengan pasar AS ditutup untuk berlibur di hari Senin.

 

Walau di hari Senin euro naik, beberapa traders bertaruh euro akan lebih lemah dalam beberapa waktu yang akan datang sebab mereka meramalkan European Central Bank ECB akan mengawasi kebijaksanaan moneternya masih akomodatif sebab perkembangan yang rendah di ruang mata uang bersama dengan itu, inflasi yang hangat serta masih tetap terdapatnya ketidakpastian politik.

 

Euro juga tampak masih rawan pada efek dari sengketa perdagangan AS-Eropa, bila perseteruan itu bertambah jadi masalah ekonomi paling kecil juga tidak disangsikan kembali bisa mengakibatkan kerusakan euro mengingat keadaan ekonomi zone euro yang ringkih.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.