Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Data NFP Bulan Mei Anjlok

Data NFP Bulan Mei Anjlok

44
0
BERBAGI

Perkembangan pekerjaan AS melambat tajam pada bulan Mei serta gaji naik kurang dari yang diinginkan, yang bisa tingkatkan keinginan Federal Reserve untuk memotong suku bunga tahun ini.

 

Penurunan Non Farm Payrolls yang diadukan oleh Departemen Tenaga Kerja di hari Jumat bahkan juga sebelum penambahan belakangan ini dalam kemelut perdagangan di antara Amerika Serikat serta dua partner dagang terutamanya, China serta Meksiko.

 

Beberapa ekonom sudah mengingatkan jika pertempuran perdagangan bisa mengakibatkan kerusakan ekonomi. Presiden AS Donald Trump pada awal Mei kenakan biaya penambahan sampai 25% pada $ 200 miliar beberapa barang China, yang menggerakkan pembalasan oleh Beijing.

 

Minggu lalu, Trump menjelaskan dia akan kenakan biaya pada semua barang dari Meksiko dalam usaha untuk membendung gelombang migran melewati perbatasan AS-Meksiko. Perbincangan sedang berjalan untuk menahan biaya dipakai 5% pada 10 Juni.

 

Non Farm Payrolls bertambah 75.000 pekerjaan bulan kemarin, pemerintah menjelaskan dalam laporan ketenagakerjaan yang dipantau ketat, jatuh dibawah seputar 100.000 yang diperlukan per bulan untuk menyeimbangi perkembangan populasi umur kerja.

 

Ekonomi membuat 75.000 pekerjaan lebih dikit pada bulan Maret serta April dibanding yang diadukan awalnya. Ekonom yang disurvei oleh Reuters memprediksi upah naik 185.000 pekerjaan bulan kemarin.

 

Perkembangan pekerjaan yang menyedihkan bulan Mei diikuti oleh laporan di hari Rabu dari perusahaan pemrosesan daftar upah ADP yang tunjukkan kenaikan paling kecil dalam upah swasta dalam sembilan tahun bulan kemarin. Laporan lain minggu ini tunjukkan penurunan iklan online oleh usaha yang cari pertolongan.

 

Perkembangan gaji bulanan masih moderat di bulan Mei, dengan penghasilan /jam rata-rata naik enam sen, atau 0,2% ikuti kenaikan sama di bulan April. Itu turunkan kenaikan gaji tahunan jadi 3,1% dari 3,2% pada bulan April. Minggu kerja rata-rata tidak beralih pada 34,4 jam bulan kemarin.

 

Moderasi dalam kenaikan gaji bila berkepanjangan bisa memunculkan kebimbangan pada optimisme The Fed jika inflasi akan kembali pada sasaran 2% bank sentra AS. Pasar keuangan memprediksi dua pemotongan suku bunga tahun ini.

 

Laporan ketenagakerjaan yang hangat ditambah lagi ke data lemah pada pengeluaran customer, investasi usaha, manufaktur serta penjualan rumah dalam merekomendasikan ekonomi kehilangan momen pada kuartal ke-2 sesudah dorongan sesaat dari export, akumulasi inventaris serta pengeluaran pertahanan.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.