Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Data Claim Pengangguran Melumpuhkan Dolar AS

Data Claim Pengangguran Melumpuhkan Dolar AS

78
0
BERBAGI

Pasangan mata uang USD/JPY terlihat roboh sekitaran 0.2 % ke range 110.00 pada perdagangan sesion New York ini hari 22/7/2021.

Data claim pengangguran mingguan Amerika Serikat mencatat rekor paling tinggi 2 bulan secara tidak tersangka, hingga kurs USD condong berkonsolidasi pada mayoritas mata uang mayor lain.

Jumlah claim pengangguran mingguan semakin bertambah 51k sampai capai angka keseluruhan 419k untuk masa seminggu yang usai di tanggal 17 Juli.

Walau sebenarnya, beberapa ekonom yang disurvey Reuters cuman memprediksi ada 350k program sokongan pengangguran dalam masa itu.

Peningkatan program sokongan pengangguran khususnya terjadi di Kalifornia, Illinois, Kentucky, Michigan, Missouri dan Texas.

Beberapa negara sisi ini tengah alami kenaikan kasus COVID-19 baru. Beberapa ekonom tidak memprediksi gelombang COVID-19 Delta untuk menyebabkan perusahaan gulung alas secara massal, tapi terang sekali ada dampak yang tidak kecil.

Peningkatan dalam claim pengangguran minggu ini memberitahukan kami jika permasalahan pasar tenaga kerja belum seutuhnya usai dan variasi Delta peluang mengobrak-abrik usaha perbaikan perekonomian dari krisis tersingkat dalam riwayat Amerika, kata Christopher Rupkey, kepala ekonom FWDBONDS di New York.

Beberapa angka ini memberinya semakin banyak bukti mengenai pelambatan, tutur Karl Schamotta, kepala taktik pasar di Cambridge Global Payments.

Dengan cetak angka di atas harapan, claim pengangguran pekanan menyaratkan lenyapnya momen di pasar tenaga kerja AS -suatu hal yang bisa menggerakkan Federasi Reserve tunda gagasan pengetatan moneter semakin lama kembali dan makin tekan yield obligasi.

Saat itu, blunder pasar tenaga kerja AS terimbangi oleh pengakuan dovish dari bank sentra Eropa ECB. ECB sampaikan penglihatan mengenai suku bunga yang makin dovish sehabis rapat peraturannya ini hari, hingga memantik sentimen bearish yang makin memberatkan kurs euro di pasar FX.

Saat informasi dicatat, EUR/USD ketekan 0.26 % pada tingkat 1.1763. Claim pengangguran AS tidak begitu menolong dolar, tapi dengan menyaksikan pada euro.

Betul-Betul susah untuk ECB untuk berlaku lebih dovish dibanding harapan pasar, kata Vassili Serebriakov, ahli taktik UBS New York, Bagaimana juga, pasar tidak mempertimbangkan peningkatan suku bunga ECB 10 pangkalan point sampai 2024.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.