Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Biaya Import Otomotif AS Ditunda, Euro Naik

Biaya Import Otomotif AS Ditunda, Euro Naik

31
0
BERBAGI

Euro bergerak naik 0.06 % ke posisi 1.1208 pada Dolar AS sampai awal session Eropa hari Kamis 16/5. Euro kuat tipis vs Poundsterling pada rata-rata 0.8727.

 

Animo Euro kesempatan ini terkait dengan beredarnya isu tentang gagasan Amerika Serikat untuk tunda pengumuman menguatnya biaya import atas produk otomotif seperti mobil serta suku cadangnya.

 

Di hari Rabu, Reuters memperoleh berita dari narasumber orang dalam pemerintah jika Presiden AS Donald Trump akan tunda aplikasi biaya import baru atas mobil serta suku cadang import sampai enam bulan ke depan.

 

Faktanya sebab ingin menahan eskalasi perselisihan perdagangan trans-atlantik selanjutnya. Tetapi, beberapa ahli memandang jika Trump bisa jadi ingin melihat bagaimana perubahan negosiasi dagang di antara AS dengan Uni Eropa serta Jepang terlebih dulu, sebelum mengeluarkan biaya import atas produk otomotif.

 

Berita itu melegakan buat beberapa investor Euro, sebab AS termasuk juga satu diantara tujuan ekpor otomotif terutamanya. Hal ini relatif melegakan buat beberapa produsen otomotif terkenal asal Jepang yang banyak pasarkan produknya di negeri Paman Sam.

 

Di lain sisi, beberapa trader Greenback juga bisa menarik napas sebab berarti AS cuma akan ikut serta perselisihan dagang frontal dengan China saja, bukan dengan separuh beberapa negara ekonomi paling besar dunia.

 

Tempat Euro langsung meloncat ke rekor paling tinggi harian 1.1224 sesudah isu itu tersebar, tapi tempatnya langsung terbanting ke bawah. Masalahnya Deputi Pertama Menteri Italia kembali lagi melemparkan komentar yang berbentuk melawan ketentuan Uni Eropa.

 

Satu hari awalnya, dia sudah mengungkapkan persiapan untuk menyalahi ketentuan Uni Eropa tentang batas defisit budget dan batas utang Debt-to-GDP Ratio.

 

Sikap kebijaksanaan bank sentra Eropa sekarang ini telah jelas, yaitu selalu menjaga suku bunga dibawah 0 serta selalu memperlancar tindakan pembelian obligasi.

 

Dalam kerangka ini, data-data ekonomi Zone Euro condong berefek lemah pada mata uangnya. Sebaliknya, kasak-kusuk politik seperti rumor brexit, perselisihan perdagangan, dan intimidasi utang Italia, jadi beberapa faktor yang lebih dicermati oleh aktor pasar.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.