Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental AUD/USD Menurun Akibat Buruknya Data Australia Serta China

AUD/USD Menurun Akibat Buruknya Data Australia Serta China

68
0
BERBAGI

Dolar Australia tergelincir hampir 0.2 % sampai sampai posisi paling rendah 0.6922 pada Dolar AS dalam perdagangan session Asia 15/5.

 

Tempatnya di bursa cross currency makin tertekan karena rangkaian launching data ekonomi paling baru dari Australia serta China yang solid kebakaran.

 

Waktu berita dicatat, tempat AUD/NZD jatuh ke posisi paling rendah satu pekan pada 1.0553. Selain itu, AUD/JPY menggagalkan usaha rebound-nya serta jatuh ke bawah ujung 76.00.

 

Biro Statistik Nasional China memberikan laporan jika output industri cuma tumbuh 5.4 % YoY pada bulan April. Walau sebenarnya, data ini sudah sempat cetak perkembangan 8.5 % pada periode awalnya serta diperkirakan cuma akan turun ke 6.5 % saja.

 

Perkembangan investasi asset masih di negeri Panda juga cuma bertambah 6.1 % YoY dalam periode April, bukanlah naik dari 6.3 % jadi 6.4 % sesuai dengan harapan pasar.

 

Beberapa angka itu memperjelas kembali pandangan jika perekonomian China peluang lebih menderita dibanding Amerika Serikat ditengah-tengah eskalasi perselisihan perdagangan ke-2 negara.

 

Status China jadi tujuan export komoditi penting Australia membuat AUD dipengaruhi oleh outlook ini. Banyak investor serta trader pilih untuk melepas Aussie untuk berpaling pada mata uang yang lebih aman, seperti Yen.

 

Apabila kondisi perselisihan perdagangan ini selalu lebih buruk, Aussie/Yen peluang jadi pasangan mata uang cross yang paling ingin kami lihat dengan jeli, kata Bart Wakabayashi dari State Street Bank.

 

Sambungnya, Akan susah untuk menggenggam tempat long pada Aussie, ditambah lagi situasi pasar minyak seperti saat ini.

 

Di lain sisi, dua data ekonomi domestik yang launching oleh Australia meleset dari harapan. Sentimen Customer Westpac selip dari 1.9 % jadi 0.6 % untuk bulan Mei.

 

Lebih penting , indeks harga upah cuma tumbuh 0.5 % Quarter-over-Quarter sepanjang kuartal I/2019, hingga pergerakan tahunannya statis pada posisi 2.3 %. Selanjutnya, aktor pasar akan memonitor data ketenagakerjaan sah Australia yang akan launching di hari Kamis.

 

Jika angkanya tidak berhasil penuhi harapan, karena itu hal tersebut punya potensi tingkatkan probabilitas pemangkasan suku bunga oleh bank sentra ditempat. Dalam kondisi semacam itu, Dolar Australia tidak akan punyai daya untuk kembali bangkit.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.