Beranda Analisa Forex Analisa GBPUSD 08 Juli 2019

Analisa GBPUSD 08 Juli 2019

125
0
BERBAGI

GBP/USD pada sesi perdagangan Jum’at akhir pekan lalu (05/07) mengalami penurunan dari level pembukaan 1.2574 dan ditutup pada level 1.2522. Kemungkinan besar, fakeout kemungkinan terjadi, dan mungkin akan mengalami kenaikan tajam dari level ini.

Sisi Fundamental

Dolar mengalami sedikit penurunan pada perdagangan pagi Eropa. Namun, dolar masih memiliki sebagian besar keuntungan yang bisa dicetak ketika laporan tenaga kerja AS dirilis.

Sebelumnya, laporan penambahan tenaga kerja AS jauh melampaui perkiraan para eknonom. Ekonom hanya memperkirakan sekitar 130K hingga 163K pekerjaan yang akan ditambahkan. Data dirilis dengan penambahan sekitar 234K job baru, sehingga ini mengisyaratkan bahwa ekonomi ketenagakerjaan masih sangat optimis dalam waktu dekat. Ini juga mengurangi sentimen dan alasan The Fed untuk menurunkan suku bunganya.

Langkah terbesar yang didapatkan oleh Greenback adalah terhadap Lira Turki, naik hampir 2.5%. Kenaikan ini terjadi setelah Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan memecat gubernur bank sentral Murat Cetinkaya pada akhir pekan. Keputusan Erdogan tersebut telah menghidupkan kembali kekhawatiran tentang keselamatan mata uang mereka. Ini mengingat bahwa tekanan sebelumnya pada bank sentral untuk menurunkan suku bunga, meskipun inflasi tahunan masih lebih dari 15% pada bulan Juni.

Secara lebih luas, pemecatan Cetinkaya merupakan ilustrasi tekanan politik terhadap banks entral di seluruh dunia. Ini karena ekonomi melambat di bawah pengaruh konflik perdagangan antara AS dan mitra dagang terbesarnya, China. Ilustrasi lain akan tampak ketika Jerome Powell dari The Fed akan memberikan kesaksian didepan kongres FOMC.

Euro sementara ini tidak terlalu berubah, masih berada di sekitar level 1.1229. Mata uang tunggal masih tetap berada di bawah tekanan, setelah data produksi industri Jerman Mei mengalami kemerosotan. Di tempat lain, bank sentral Perancis juga telah memangkas estimasi pertumbuhan kuartalnya menjadi 0.2% dari 0.3%. Pemangkasan estimasi dilakukan karena bank sadar bahwa ada perlambatan di bidang manufaktur yang terjadi di Eropa saat ini.

Pound masih berjuang keras di sekitar level 1.2523. Brexit yang dibawah Borish Johnson kemungkinan akan membawa Inggris keluar tanpa pengaturan transisi.

Sisi Teknikal

Dari sisi teknikal, terlihat bahwa harga kembali ditolak ketika mendekati level 1.2480-an. Harga hampir membuat level demand yang mungkin akan mengalami kenaikan pesat. Jika candle terakhir ditutup breakout, maka entri buy bisa dilakukan.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.