Beranda Analisa Forex Analisa GBPUSD 03 Juli 2019

Analisa GBPUSD 03 Juli 2019

49
0
BERBAGI

GBP/USD pada sesi perdagangan kemarin (02/07) mengalami penurunan dari level pembukaan 1.2634, dan ditutup pada level 1.2587. Hari ini, harga masih sempat mengalami penurunan, dan terlihat ada kemungkinan penolakan dari buyer.

Sisi Fundamental

Dolar sedikit tergelincir hari ini vs yen, ke level terendah. Penurunan terjadi karena kurva imbal hasil AS  mengalami penurunan. Selain itu, optimisme yang dibawa oleh gencatan senjata AS-China dalam perang dagangnya sudah memudar. Lalu, ada kemungkinan besar bahwa AS akan melakukan perang dagang dengan Eropa, dan menamparkan $4 miliar tarif tambahan pada produk pesawat terbang.

Saat ini, semakin banyak mata uang yang berada pada tekanan, karena nada dovish yang diucapkan bank sentral. Meskipun begitu, krona Swedia sempat mengalami kenaikan yang cukup besar, menguat ke level tertinggi 2-1/2 bulan vs euro. Ini terjadi setelah bank sentral mengatakan pihaknya masih jauh di belakang bank sentral lain dalam penerapan pelonggaran kebijakan moneter.

Terhadap sekeranjang rival utamanya, dolar turun dari titik tertinggi 2 minggu pada hari Selasa. Ini karena imbal hasil obligasi AS terus memperpanjang penurunannya. Obligasi AS turun mencapai posisi terendah 2-1/2 tahun.

Mata uang lain yang menjadi fokus pasar adalah Pound. Mata uang telah mulai jatuh pada hari Selasa, bersamaan dengan penurunan obligasi imbal hasil pemerintah Inggris.

Imbal hasil emas 10 tahun juga ikut tergelincir di bawah tingkat kebijakan utama BoE. Ini pertama kalinya terjadi sejak krisis tahun 2008, setelah pasar menafsirkan komentar dari Gubernur BoE, Mark Carney, sebagai nada dovish. Poundsterling turun 0.2% ke level terendah dua minggu baru.

Yen mengalami penguatan 0.23% terhadap dolar pada 107.6 yen. Ini karena investor semakin skeptis terkait kemungkinan resolusi cepat terhadap perang dagang. Ini juga mengingat bahwa Trump mengatakan kesepakatan apapun harus menguntungkan Amerika Serikat.

Sentimen pasar juga mulai terganggu setelah ada kabar bahwa AS akan menamparkan $4 miliar tarif untuk barang Uni Eropa dalam perselisihan subsidi pesawat.

Sisi Teknikal

Dari sisi teknikal H4, kita bisa lihat bahwa saat ini GBP/USD terus turun secara perlahan, dan saat ini berusaha retest area demand 1.2557 – 1.2510. Jika harga berhasil mengalami penolakan dari level ini, maka GBP bisa naik. Namun, jika level ini ter-breakdown, harga bisa jatuh lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.